Penerimaan Rapor Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025–2026
MAN 2 Jember melaksanakan kegiatan Penerimaan Rapor Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025–2026 selama dua hari, yang berlangsung tertib dan penuh makna sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar peserta didik sekaligus penguatan peran orang tua dalam pendidikan.
Hari pertama (18 Desember 2025) diperuntukkan bagi kelas XII dan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Jember, Moh. Nasir, S.Pd., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa rapor bukan sekadar angka, melainkan potret proses belajar, sikap, dan kesiapan siswa menghadapi jenjang kehidupan berikutnya, khususnya bagi siswa kelas akhir.
Kegiatan hari pertama juga dihadiri secara istimewa oleh Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, yang berkenan memberikan materi parenting kepada wali murid dengan tema “Menyiapkan Generasi G di Era VUCA”.
Tema ini menyoroti tantangan dunia yang bersifat Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA), serta pentingnya kolaborasi antara madrasah dan orang tua dalam membentuk Generasi G yang adaptif, tangguh, berkarakter, dan memiliki kesiapan akademik maupun spiritual untuk menghadapi perubahan zaman yang cepat dan tidak pasti.
Setelah sesi parenting selesai, acara dilanjutkan dengan penerimaan rapor di kelas masing-masing, di mana wali kelas menyampaikan capaian belajar siswa sekaligus memberikan arahan dan motivasi menjelang fase akhir pendidikan di madrasah.
Memasuki hari kedua (18 Desember 2025), kegiatan penerimaan rapor dilaksanakan untuk kelas X dan XI. Acara dibuka dan diisi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, yang memaparkan evaluasi proses pembelajaran selama semester ganjil serta menyampaikan harapan agar hasil rapor menjadi bahan refleksi bersama antara siswa, orang tua, dan guru.
Sebagaimana hari pertama, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian rapor di kelas masing-masing oleh wali kelas, disertai dialog singkat mengenai perkembangan akademik, sikap, dan potensi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Jember berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara madrasah dan orang tua, sehingga proses pendidikan tidak hanya berhenti pada penilaian akademik, tetapi juga berlanjut pada pembinaan karakter dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
